Kuliner Makanan Halal

Kuliner Makanan Halal di Kawasan Glodok Pecinaan Kota Jakarta

Kuliner Makanan Halal – Siapa disini yang selama hidupnya belum pernah ke Glodok? Daerah yang dahulu dikenal sebagai kawasan Pecinan terbesar di Jakarta ini, saat ini dikenal sebagai pusat penjualan elektronik di Jakarta. Tidak hanya itu, kawasan Glodok juga dikenal sebagai kawasan kuliner yang tidak ada habisnya di Jakarta.

Dikenal sebagai salah satu tempat wisata kuliner di Jakarta, sayangnya masih ada beberapa orang yang beranggapan bahwa semua makanan yang ditawarkan di kawasan Glodok adalah makanan yang tidak halal.

Kuliner Makanan Halal di Kawasan Glodok

Hal ini dapat dimaklumi, mengingat kawasan ini berakar dari budaya etnis Tionghoa yang kental yang dapat dilihat dari jenis bangunan yang ada di kawasan ini. Nah sekarang Oppa akan share ke kalian Kuliner Makanan Halal di kawansan Glodok Percinaan.

  • Rujak Shanghai Encim

Rujak legendaris yang ada di kawasan Glodok ini sudah berdiri sejak tahun 1950 dan saat ini sudah dikelola oleh generasi ketiga. Memiliki jam buka dari pukul 10 pagi sampai jam 6 sore, rujak ini boleh dibilang unik dan berbeda dengan rujak pada umumnya.

Bahan yang digunakan pada Rujak Shanghai Encim ini adalah cumi, kepala cumi, ubur-ubur, dan kangkung yang direbus kemudian dicampur dengan acar lobak dan timun, bawang putih, dan kecap asin.

Setelah itu akan dituang dengan saus tomat, saus sambal dan saus asam manis dan taburan kacang di atasnya. Rasanya unik dan didominasi oleh rasa asam manis dari sausnya. Dengan harga Rp 40 ribu per porsi, kamu bisa menikmati Rujak Shanghai ini.

  • Pempek Eirin 10 Ulu

Wisata kuliner berikutnya di kawasan Glodok adalah makanan khas Palembang yang bernama pempek. Menggunakan bahan dasar ikan yang segar, pempek ini bisa jadi pilihan untuk kalian yang ingin berwisata kuliner di kawasan Glodok. Lokasinya sendiri sangat ramai dan aku menunggu 15 menit untuk mendapat tempat duduk di dalamnya.

Harganya sendiri bervariasi dari ukuran paling kecil dengan harga Rp 7.000/potong sampai yang berukuran besar (kapal selam) dengan harga Rp 18.000/potong. Selain itu juga mereka ada pempek panggang yang jadi andalan di sini.

Rasa sausnya tidak pedas dan untuk pempek-nya rasa ikannya terasa. Namun Oppa sendiri tidak menyukai pempek panggang mereka karena tekstur dan rasanya yang a bit weird dan juga pelayanannya yang harus ekstra sabar di sini.

  • Cakwe Gang Gloria

Kalau yang satu ini adalah jajanan wajib aku dari kecil kalau main ke kawasan Glodok. Cakwe yang sudah berjualan selama hampir 20 tahun ini, memiliki kuah cakwe yang enak dan juga tekstur dari cakwenya yang renyah apalagi jika dimakan saat masih hangat. Dengan harga Rp 3.500 per potong, kamu bisa menikmati cakwe yang terbuat dari tepung terigu ini dan merupakan camilan tradisional khas Tionghoa.

  • Kopi Es Tak Kie

Belum afdol wisata kuliner di kawasan Glodok, kalau belum mengunjungi kopi legenda, Kopi Es Tak Kie. Berdiri sejak tahun 1927, tempat ini selalu dipenuhi oleh pengunjung dan tidak pernah sepi di dalamnya.

Mempertahankan dekorasi zaman dulu di dalamnya, es kopi susu mereka adalah salah satu es kopi susu yang harus kalian coba di Jakarta. Rasanya yang tidak creamy dan memiliki rasa kopi yang kuat pastinya akan memuaskan lidah pecinta kopi di Jakarta.

  • Gado-Gado Direksi

Masih dari Gang Gloria, Gado-Gado Direksi ini juga menjadi salah satu wisata kuliner wajib di kawasan Glodok. Berdiri sejak tahun 1967, gado-gado ini sebenarnya tidak memiliki perbedaan khusus dengan gado-gado pada umumnya.

Menggunakan kentang, timun, lontong, gula merah, kacang tanah, sayur-sayuran, kerupuk udang dan emping, rasa bumbu kacang yang ditawarkan cukup enak di lidah apalagi kalau kamu menggunakan beberapa potongan cabe di dalamnya.

Harganya memang cukup fantastis yakni Rp 40 ribu per piring, namun harga tersebut tidak menurunkan minat orang untuk mencoba Gado-Gado legendaris yang selalu ramai ini.

  • Kari Lam

Kari medan terbaik yang ada di Jakarta menurut aku ya. Sudah ada sejak tahun 1953 di Jakarta, Kari Lam ini awalnya sudah beroperasi di Medan dan diambil dari nama pemiliknya yaitu “Alam”.

Rasa kuah santan racikan dari Kari Lam ini memang luar biasa gurih dan tidak bikin enek sama sekali. Kalian bisa memilih untuk menggunakan daging ayam, daging sapi atau keduanya pada Kari ini. Dengan harga Rp 45 ribu per porsi di mana sudah termasuk nasi, Kari Lam adalah wisata kuliner yang wajib kalian coba di Gang Gloria, Glodok.

Untuk restoran satu ini, terkenal karena gedung dan dekorasi interiornya yang sangat kental dengan nuansa Tionghoa. Makanya tidak heran, restoran ini sering digunakan untuk acara sanjit dan juga photoshoot atau photo pre-wedding yang mencari background bernuansa Tionghoa.

Menu yang disediakan variatif dan tentunya tidak ada yang mengandung babi. Teh mereka adalah salah satu yang wajib kalian coba karena rasa tehnya yang autentik.

Itu dia beberapa list tempat wisata kuliner halal yang bisa kalian coba ketika mampir ke kawasan Glodok! Tentunya ada beberapa tempat lainnya yang tidak masuk list di artikel ini karena keterbatasan waktu untuk Oppa mencoba semuanya.