Kasus Pembunuhan Paling Sadis

Kasus Pembunuhan Paling Sadis di Indonesia dan Mengerikan

Kasus Pembunuhan Paling Sadis – Ngeri, kasus pembunuhan paling sadis dan kejam di Indonesia, siapa saja korbannya? Kamu pasti masih ingat.

Banyak Kasus Pembunuhan Paling Sadis yang pernah terjadi di Indonesia, apa sajalah itu, berikut kasusnya.

Berikut Kasus Pembunuhan Paling Sadis

  • Kematian Rika

Masyarakat kaget begitu menemukan kardus berisi jenasah perempuan. Kardus itu terikat di atas jok motor Scoopy di Jalan Karya Rakyat, Gang Melati I, Medan Barat.

Kondisi mayat Rika saat ditemukan sungguh memilukan.

Wanita yang kesehariannya bekerja di konter kosmetik Plaza Millenium Medan ini tampak mengenakan tank top hitam dan celana dalam berwarna merah.

Pada bagian leher dan tangan, terdapat bekas tusukan.

Dikutip dari Medan (07/06/2018), jasad Rika kemudian disemayamkan di tempat pemakaman umum Medan Perjuangan pada Rabu (06/06/2018) sekitar pukul 18.00 WIB.

Tak butuh waktu yang lama, pelaku pembunuhan Rika akhirnya berhasil diamankan.

Rika dibunuh secara keji oleh Henri alias Ahen yang tak lain adalah seorang pelanggan kosmetik yang ia jual.

Penyebabnya sederhana, Ahen merasa geram karena barangnya tak kunjung datang padahal ia sudah membayar barang tersebut.

Seperti yang kita tahu, Rika bukanlah korban Kasus Pembunuhan Paling Sadis yang pertama.

  • Pembunuhan Laura

Stefanus melakukan pembunuhan dan pembakaran terhadap Laura yang merupakan calon istrinya sendiri di wilayah Pekojan, Tambora, Jakarta Barat pada Jumat (04/05/2018).

Pembunuhan itu dilakukan tersangka di rumah korban, Jalan Alaydrus Nomor 69, Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat, dikutip pada (06/05/2018).

Tersangka membunuh korban dengan cara ditusuk dengan pisau.

Setelah dibunuh, tersangka bermaksud menghilangkan jejal dengan membawa jasad korban menggunakan mobil miliknya, Daihatsu Ayla bermopol B 1044 BYT.

Korban dibungkus dengan beberapa kain sprei dan kemudian dibawa ke kawasan tempat tinggal tersangka di Pekojan, Tambora, Jakarta Barat.

Selain Rika dan Stefanus yang membunuh calon istrinya, masih ada beberapa kasus pembunuhan sadis lainnya yang pernah terjadi di Indonesia.

  • Kematian Grace

Kekuatan mimpi ibu, arahkan Polisi ungkap bukti yang mengarah ke terduga pelaku pembunuh Grace yang dimasukkan dalam karung.

Kasus tewasnya bocah lima tahun di Perumahan Bogor Asri, Cibinong, Kabupaten Bogor saat ini sediit mulai terkuak.

Dalang di balik tewasnya Grace Gabriela itu pun kini dikabarkan sudah ditangkap.

Dugaan pelaku yang menewaskan Grace tersebut masih bertetanggan dengan Grace.

Selama proses penyelidikan, peran Ibu Grace, Immi Nancy (35) pun terbilang cukup membantu pihak kepolisian.

Betapa tidak, dalam kurun waktu tiga minggu, Ibunda Grace mengalamI mimpi sebanyak tiga kali yang diantaranya berbuah kejadian yang nyata.

Diawali mimpinya soal sandal Grace tepat di belakang rumah terduga pelaku.

Nancy mengatakan bahwa sebelum ditemukan sandal sebelah kiri milik putrinya, dirinya terlebih dahulu mengalami mimpi.

Ia mengaku bermimpi tentang sandal almarhum putrinya yang berada di tumpukan sampah tak jauh dari rumahnya.

Kemudian ia menceritakan hal tersebut kepada tetangga hingga meminta bantuan ke RT setempat untuk mencari sandal yang dimaksud tersebut.

“Saya semalam mimpi, kalau sandal Grace ada di tumpukan sampah. Saya coba ingat lagi, tempat itu sepertinya saya tahu ada di belakang rumah,” ungkapnya, Senin (7/5/2018) kemarin.

Setelah mencari, akhirnya benar, ditemukanlah sandal mungil sebelah kiri berwarna merah muda milik almarhum Grace.

Kemudian, Nancy pun rupanya kembali mengalami mimpi tentang Grace.

Nancy bermimpi Grace mendatangi dirinya dengan menggunakan gaun berwarna pink.

“Iya saya mimpi Grace datang ke rumah, saya lihat dia, datangnya pada malam hari,” ungkapnya kepada TribunnewsBogor.com, Minggu (13/5/2018).

Dalam mimpinya itu, Nancy mengaku sempat bertanya-tanya kepada Grace.

“Saya tanya siapa yang menyakiti Grace, tapi Grace tidak menjawabnya, jadi hanya sebatas melihat Grace datang saja,” tuturnya.

Tak berhenti di situ, Nancy berujar bahwa dirinya kembali bermimpi.

“Saya mimpi keluarga pelaku foto bersama ada empat orang jadi pelaku itu anak pertama terus ada adiknya dan kedua orang tuanya, tapi tiba-tiba saya lihat kok ada Grace di tengah,” ungkapnya.

Saat itu, dirinya pun melaporkan kejadian yang ia lihat di dalam mimpi kepada pihak kepolisian.

“Iya saya ingin polisi fokus terhadap satu pelaku, untuk itu saya beri tahu soal mimpi saya ke polisi, dan ternyata benar saja, sekarang RI sudah ditangkap,” terangnya.

Sementara itu sampai saat ini, pihak kepolisian masih belum memberikan keterangan resmi terkai kabar tertangkapnya pelaku yang menewaskan Grace.

Namun pada hari ini, sejumlah petugas polisi tamoak mendatangi kediaman Grace.

Polisi bahkan membawa sosok laki-laki yang diduga dalang di balik tewasnya Grace.

Menurut penuturan Ketua RT setempat, siang tadi sejumlah petugas kepolisian melakukan pra rekontruksi.

“Pelaku sudah ada dan dibawa juga hari ini ke lokasi,” singkatnya kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (24/5/2018).

  • Kematian Ros

Keluarga tak habis pikir mengapa Pendeta Henderson begitu tega membunuh anak angkatnya sendiri, Rosalia Cici Maretini Siahaan.

Lia dibunuh di kamar mandi Gereja Sidang Rohkudus Indonesia (GSRI) Limau Manis, Deliserdang, Kamis (31/5/2018).

Sebelum dibunuh, diduga Lia diperkosa oleh Pendeta Henderson.

Hal ini berdasar pada adanya temuan cairan sperma yang ada di tubuh korban.

Selain itu, diketahui kalau mereka diduga menjalin hubungan terlarang.

Bahkan kini kembali beredar kabar kalau korban tengah hamil 3 bulan saat tewas dibunuh.

Ternyata, Rosalia juga telah memiliki kekasih dan berencana menikah tahun ini.

  • Angeline Megawe

Kasus pembunuhan yang terjadi pada Angeline sangat menarik simpati banyak orang.

Pasalnya, pelaku dari kasus pembunuhan ini adalah ibu tiri yang sudah merawat Angeline sejak kecil.

Peristiwa ini menjadi bahan perbincangan karena sebelumnya keluarga angkat Angeline memasang berita di Facebook untuk mencari Angeline yang hilang lengkap disertai dengan fotonya.

Belakangan baru diketahui jika Engeline tinggal di rumah yang tidak layak huni.

Gadis kecil ini tidak mendapatkan pengasuhan yang baik dan sering mengalami penyiksaan fisik.

Akhirnya, pelaku kasus pembunuhan Engeline pun terungkap yang tak lain adalah Margriet (ibu angkat Engeline) dan Agus Tay Hamba May (pembantu rumah tangga).

Jenazah Engeline ditemukan dalam keadaan membusuk tertutup sampah di halaman belakang rumah.

  • Ade Sara

Pembunuhan sadis juga kerap terjadi karena latar belakang masalah cinta.

Ade Sara, wanita berusia 19 tahun ditemukan tewas di tol JORR-Bekasi.

Ia dibunuh oleh Imam Al Hafitd dan Assyifa Ramadhani.

Hafitd merupakan mantan Ade Sara yang merasa kesal karena Ade Sara enggan berhubungan lagi dengan dirinya.

Bersama pacarnya, Assyifa, Hafitd kemudian melancarkan aksi kejinya ini.

  • Pulomas

Kasus Pembunuhan Paling Sadis di Pulomas menimpa sebuah keluarga.

11 orang ditemukan di dalam kamar mandi berukuran 1,5 meter x 1,5 meter.

5 diantaranya tewas di tempat, 1 tewas di rumah sakit dan lima korban lainnya selamat dengan perawatan intensif