Bongkar Mitos Seputar Keramas

Bongkar Mitos Seputar Keramas yang Tidak Perlu Lagi Anda Percaya

Bongkar Mitos Seputar Keramas – Semua orang ingin memiliki rambut sehat dan indah. Sayangnya, masih banyak orang yang cara merawat rambutnya ternyata keliru karena terus percaya dengan berbagai mitos seputar keramas.

Bongkar mitos seputar keramas yang ternyata salah besar

Memiliki rambut sehat tidak hanya jadi impian. Anda bisa memilikinya jika Anda merawat rambut dengan benar dan tekun. Anda perlu rutin membersihkannya dengan produk perawatan rambut yang tepat, dan mengurangi berbagai aktivitas yang merusak rambut, seperti mewarnai rambut.

Bukan hanya itu, Anda juga perlu meninggalkan mitos seputar perawatan rambut yang tidak jelas buktinya. Mitos ini bisa menimbulkan kesalahpahaman dan berisiko merusak kesehatan rambut.

Berikut beberapa mitos seputar keramas dan penggunaan sampo yang tidak perlu Anda percaya lagi.

  • Mitos: sering keramas bikin rambut panjang

Sebagian besar orang percaya kalau keramas sering-sering membuat rambut cepat panjang. Namun kenyataannya, dua hal ini tidak berhubungan. Memanjangkan rambut dengan sering keramas hanyalah mitos belaka.

Hingga saat ini belum ada penelitian yang membuktikan sering keramas dapat mempercepat pertumbuhan rambut. Faktanya, tujuan keramas bukan untuk memanjangkan rambut, melainkan membersihkan rambut dari kotoran.

  • Mitos: sering keramas merusak rambut

“Jangan sering keramas, nanti rambutmu rusak, lho!” Ungkapan ini pasti familiar di telinga Anda. Sayang, ini tidak sepenuhnya benar.

Namun, sering keramas memang bisa mendatangkan masalah bagi yang tipe rambutnya normal. Paparan bahan kimia bisa membuat rambut jadi kering. Jadi, seberapa sering keramas bergantung pada kebutuhan dan kondisi rambut Anda.

  • Mitos: tubuh akan kebal dengan sampo yang biasa Anda pakai untuk keramas

Tahukah alasan kenapa sampo yang sama terus-menerus tidak efektif untuk merawat rambut? Sebagian besar orang percaya ini terjadi karena tubuh Anda kebal dengan bahan aktif yang ada di sampo. Layaknya, cara kerja obat Antibiotik dengan bakteri tertentu di dalam tubuh.

Meskipun kelihatannya benar, ini hanya mitos. Sampo yang sudah lama Anda gunakan memang tidak terus-menerus memberikan efek yang maksimal dalam merawat rambut. Alasannya, karena kondisi rambut Anda yang terus berubah. Baik itu dipengaruhi oleh usia, cuaca, aktivitas, dan kondisi medis tertentu.

  • Mitos: keramas dengan sampo yang banyak busa itu lebih bersih

Mitos terakhir yang tidak perlu lagi Anda percaya, yakni semakin banyak busa sampo yang dihasilkan saat keramas artinya lebih efektif membersihkan rambut.

Sudah tahu mitos apa saja yang beredar mengenai keramas dengan sampo? Nah, diharapkan Anda tidak lagi salah menerapkan perawatan rambut dan menggunakan sampo dengan benar.